<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Stevi Sahabat's Blog</title>
	<atom:link href="http://stevisahabat.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://stevisahabat.wordpress.com</link>
	<description>Just another place for me to run...</description>
	<lastBuildDate>Fri, 07 Oct 2011 01:58:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='stevisahabat.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://0.gravatar.com/blavatar/a2bd9abd6f04fee2f3f8e01b7df1b800?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Stevi Sahabat's Blog</title>
		<link>http://stevisahabat.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://stevisahabat.wordpress.com/osd.xml" title="Stevi Sahabat&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://stevisahabat.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Dunia Maya dan Perilaku</title>
		<link>http://stevisahabat.wordpress.com/2011/06/04/dunia-maya-dan-perilaku/</link>
		<comments>http://stevisahabat.wordpress.com/2011/06/04/dunia-maya-dan-perilaku/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 04 Jun 2011 06:49:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>stevisahabat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://stevisahabat.wordpress.com/?p=49</guid>
		<description><![CDATA[Ini hanyalah note pendek berisi simpulan sejauh ini ketika saya berinteraksi dgn orang lain lewat dunia. Tidak ada generalisasi disini dan murni kontekstual,sejauh batasan konteksnya adalah waktu yang dipakai saya ketika berada di dunia maya dan orang-orang yg berinteraksi dengan saya di dunia maya.Sekali lagi,ini bukan generalisasi. Simpulan yg saya dapat mengenai prilaku org2 ketika [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=stevisahabat.wordpress.com&amp;blog=6846493&amp;post=49&amp;subd=stevisahabat&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ini hanyalah note pendek berisi simpulan sejauh ini ketika saya berinteraksi dgn orang lain lewat dunia. Tidak ada generalisasi disini dan murni kontekstual,sejauh batasan konteksnya adalah waktu yang dipakai saya ketika berada di dunia maya dan orang-orang yg berinteraksi dengan saya di dunia maya.Sekali lagi,ini bukan generalisasi.</p>
<p>Simpulan yg saya dapat mengenai prilaku org2 ketika berada di dunia maya :<br />
1.memiliki kecenderungan utk menutupi citra diri yg asli dan menampilkan citra diri yg berbeda<br />
2.mengedepankan emosi dlm berinteraksi<br />
3.ke-aku-an yg diutamakan<br />
4.</p>
<p>dan list ini masih akan terus bertambah&#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/stevisahabat.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/stevisahabat.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/stevisahabat.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/stevisahabat.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/stevisahabat.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/stevisahabat.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/stevisahabat.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/stevisahabat.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/stevisahabat.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/stevisahabat.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/stevisahabat.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/stevisahabat.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/stevisahabat.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/stevisahabat.wordpress.com/49/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=stevisahabat.wordpress.com&amp;blog=6846493&amp;post=49&amp;subd=stevisahabat&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://stevisahabat.wordpress.com/2011/06/04/dunia-maya-dan-perilaku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e2423c87fb57c37cc2ba858408667541?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">stevisahabat</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kenakalan = Kerasukan Setan = Main Ilmu Hitam ???</title>
		<link>http://stevisahabat.wordpress.com/2009/07/30/kenakalan-kerasukan-setan-main-ilmu-hitam/</link>
		<comments>http://stevisahabat.wordpress.com/2009/07/30/kenakalan-kerasukan-setan-main-ilmu-hitam/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 30 Jul 2009 14:47:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>stevisahabat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://stevisahabat.wordpress.com/?p=46</guid>
		<description><![CDATA[Ya, tanpa perlu panjang lebar, langsung masuk ke kasusnya&#8230; Ada seorang anak yang mengalami kelainan kesulitan berkomunikasi secara verbal yang entah mengapa sering berulah yang macam-macam ketika mendekati waktu senja. Seorang kerabat melihat fenomena ini dan langsung menarik simpulan seperti ini : &#8220;Nih anak pasti kerasukan setan, tiap mau maghrib jadi dajjal mulu(artinya secara harafiah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=stevisahabat.wordpress.com&amp;blog=6846493&amp;post=46&amp;subd=stevisahabat&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ya, tanpa perlu panjang lebar, langsung masuk ke kasusnya&#8230;</p>
<p>Ada seorang anak yang mengalami kelainan kesulitan berkomunikasi secara verbal yang entah mengapa sering berulah yang macam-macam ketika mendekati waktu senja. Seorang kerabat melihat fenomena ini dan langsung menarik simpulan seperti ini : &#8220;Nih anak pasti kerasukan setan, tiap mau maghrib jadi <em>dajjal</em> mulu(artinya secara harafiah : <span>pembohong yang menutupi kebenaran dengan kepalsuan, tapi disini ya dibaca setan juga</span>)&#8221;, (ya, dengan komentar seperti ini, dapat diketahui kepercayaan si kerabat tersebut). Setelah kalimat tadi, dilanjutkanlah dengan kalimat kedua yang berbunyi : &#8220;Makanya jangan main ilmu hitam, anaknya jadi korban tumbal deh!&#8221;.</p>
<p>silakan bagi yang ingin mengambil napas terlebih dahulu, saya persilakan&#8230;<span id="more-46"></span></p>
<p>Saya sebagai insan akademis tentu gerah dengan kalimat-kalimat seperti ini, saya tidak akan membicarakan perihal adanya dunia gaib atau tidak dalam konteks ini. Hanya saja saya mencari tahu symptom atau penyebab sang anak menjadi nakal dan berulah dan mengapa sering terjadi di waktu senja.</p>
<p>Saya mengamati si anak ini, dari tabiat kesehariannya dia dapat dikatakan anak yang sedikit egois dan terlihat dari interaksi dengan orang tua dan saudara-saudaranya mengenai makanan. Ya, terlihat jelas bahwa dia adalah tipe anak yang harus dipenuhi keinginannya. Terlihat negatif memang, tapi saya juga menemukan banyak sisi baik dari anak ini. Dia selalu membantu orang tuanya dalam mengerjakan pekerjaan rumah tangga seperti mengepel, menyapu, memastikan mesin cuci bekerja dan mengawasinya, dan menjemur pakaian. Meskipun sulit berkomunikasi verbal, ia sedikit banyak mengerti apa yang kita paparkan kepadanya. Sebagai contoh, jika kita memintanya mengambil gelas, ia akan mengerti dan mengambilkan gelas untuk kita.</p>
<p>Saya kemudian mengamati si kerabat tersebut. Tidak mungkin kalimat kedua mengenai ilmu hitam muncul begitu saja tanpa alasan-alasan dibelakangnya. Didapati bahwa si kerabat ini cukup tidak menyukai atau malahan membenci salah satu orang tua si anak. Dia juga berpikir bahwa si orang tua anak ini memakai ilmu hitam ketika muda dan dalam anggapannya meskipun ilmu itu sudah dibuang, sang anak tetap menjadi korban tumbal.</p>
<p>Ya saya sekali lagi agak skeptis dengan anggapan si kerabat ini, selain sulit juga dibuktikan apakah benar salah satu orang tua dari si anak memang benar memakai ilmu hitam atau tidak. Sekali lagi saya memilih untuk tidak menggubris sisi supranatural ini.</p>
<p>Saya akhirnya datang dengan suatu simpulan bahwa si anak yang membandel di waktu senja lebih dikarenakan keinginan atau keegoisannya soal makan malam yang membuatnya berulah dan sang kerabat yang mengamati fenomena ini dengan suatu presuposisi yang kurang baik tentang orang tua si anak akhirnya melahirkan kalimat-kalimat kontroversial tadi.</p>
<p>Jadi benarkah judul di atas ? untuk kasus ini saya katakan tidak.</p>
<p>Namun sedikit pesan untuk si kerabat, kebencian akan seseorang pada akhirnya akan menutupi akal sehat, meracuni pola pikir, mengotori kejernihan melihat suatu fenomena yang pada akhirnya tidak sampai pada nomena yang sesungguhnya, dan melahirkan pikiran-pikiran kontroversial. Mungkinkah pikiran-pikiran kontroversial di dunia ini muncul hanya karena kasus seperti di atas ?? Kasus dimana fenomena dipandang dengan suatu presuposisi yang tidak tepat ??</p>
<p>Apakah paham-paham seperti naziisme, fascisme, totalitarianisme, berangkat dari presuposisi awal ketika melihat suatu fenomena ?? Mungkin saja dan hanya mungkin saja.</p>
<p>Regards,</p>
<p>Stevi</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/stevisahabat.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/stevisahabat.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/stevisahabat.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/stevisahabat.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/stevisahabat.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/stevisahabat.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/stevisahabat.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/stevisahabat.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/stevisahabat.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/stevisahabat.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/stevisahabat.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/stevisahabat.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/stevisahabat.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/stevisahabat.wordpress.com/46/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=stevisahabat.wordpress.com&amp;blog=6846493&amp;post=46&amp;subd=stevisahabat&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://stevisahabat.wordpress.com/2009/07/30/kenakalan-kerasukan-setan-main-ilmu-hitam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e2423c87fb57c37cc2ba858408667541?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">stevisahabat</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tugas SLT 1</title>
		<link>http://stevisahabat.wordpress.com/2009/03/14/tugas-slt-1/</link>
		<comments>http://stevisahabat.wordpress.com/2009/03/14/tugas-slt-1/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Mar 2009 01:18:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>stevisahabat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://stevisahabat.wordpress.com/?p=41</guid>
		<description><![CDATA[Stevi Fregate Hilma Tugas SLT (ga berani nulis panjang2&#8230;) Tokoh : Pdt. Dr. Stephen Tong Pdt. Dr. Stephen Tong adalah seorang penginjil dan pengajar teologi. Sejak umur 17 tahun, dia telah menyerahkan dirinya kepada Tuhan. Meski sudah terhitung 5 dekade, ia masih berkeliling dunia mengabarkan Injil dengan hanya satu motivasi, memuliakan Allah. Umurnya sudah mendekati [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=stevisahabat.wordpress.com&amp;blog=6846493&amp;post=41&amp;subd=stevisahabat&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Stevi Fregate Hilma</p>
<p>Tugas SLT</p>
<p>(<em>ga berani nulis panjang2&#8230;</em>)<span id="more-41"></span></p>
<p>Tokoh : Pdt. Dr. Stephen Tong</p>
<p>Pdt. Dr. Stephen Tong adalah seorang penginjil dan pengajar teologi. Sejak umur 17 tahun, dia telah menyerahkan dirinya kepada Tuhan. Meski sudah terhitung 5 dekade, ia masih berkeliling dunia mengabarkan Injil dengan hanya satu motivasi, memuliakan Allah.</p>
<p>Umurnya sudah mendekati 60 tahun namun tak bisa dipungkiri bahwa ketaatan dan pelayanannya masih jauh melebihi para hamba Tuhan muda lainnya. Hal yang menjadi kerinduannya adalah bagaimana anak-anak muda memiliki semangat yang minimal sama dengan dia. Tentunya juga mendedikasikan setiap aspek dalam hidupnya untuk kemuliaan Tuhan semata.</p>
<p>Pak tong, seperti biasa dia dipanggil, memiliki keunikan dalam pengajarannya dimana penekanannya ada di mandat kultural. Mandat yang berfokus kepada bagaimana bagaimana mengintegrasikan seluruh aspek kehidupan dengan Firman Tuhan. Lebih ekstrim lagi, bagaimana menundukkan seluruh keilmuan dan keprofesian yang ada, dibwah otoritas Firman Tuhan sebagai sumber ilmu dan otoritas yang sejati.</p>
<p>Talenta yang dimiliki Pak Tong selain di bidang teologi adalah di bidang arsitektur, musik, filsafat, seni, dan banyak topik studi lainnya. Hasil konkritnya dari tiap bidang itu adalah rancangannya untuk Graha Reformed Millenium yang menjadi GRII pusat di daerah kemayoran, pengadaan event musikal seperti konser dan oratorio, ia juga menjadi pendiri JOS (Jakarta Oratorio Society), dan banyak topik sekuler maupun filsafat yang diangkat pada SPIK (Seminar Pembinaan Iman Kristen) dengan pak Tong sendiri sebagai pembicara. Dan untuk bidang seni, perhatian dan pengetahuannya mengenai karya-karya seni yang tinggi dari segi content juga patut diacungi jempol. Ia pun menyiapkan sebuah tempat untuk meletakkan seluruh koleksi seninya di graha Reformed Millenium sebagai wahana untuk anak-anak muda mempelajari seni berkualitas tinggi.</p>
<p>Dan semua itu pada akhirnya Soli Deo Gloria.</p>
<p>Tokoh pembanding : Rasul Paulus</p>
<p>Rasul paulus sudah bukan lagi orang asing di dalam Kekristenan. Surat-suratnya secara berurutan dari segi kronologis : 1&amp;2 Tesalonika, Galatia, 1&amp;2 Korintus, Roma, kolose, Efesus, Filipi, Filemon, 1 Timotius, Titus, dan 2 Timotius sudah menjadi bagian-bagian penting di dalam keseluruhan Alkitab. Semangatnya Paulus untuk mengabarkan Injil kepada kaum-kaum Gentile atau non Yahudi begitu luar biasa dan ditandai dengan penyebarannya ke berbagai pelosok Asia kecil. Dari segi content, tentu itu sudah tidak diragukan lagi, selain karena tulisannya diilhamkan Allah sendiri (Inspirasi), latar belakang akademis paulus yang juga tinggi.</p>
<p>Beberapa kesamaan dengan pak Tong adalah semangatnya mengabarkan Injil dan tujuan akhirnya yang hanya untuk kemuliaan Allah semata. Paulus diubahkan dari seorang penganiaya Kristus menjadi pemberita Kristu yang luar biasa. Pak Tong diubahkan dari seorang pembelajar filsafat garis keras yang berpikiran komunis menjadi seorang Kristen dengan semangat dan kegigihan yang keras untuk mengabarkan Injil.</p>
<p>regards,</p>
<p>stevi</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/stevisahabat.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/stevisahabat.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/stevisahabat.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/stevisahabat.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/stevisahabat.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/stevisahabat.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/stevisahabat.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/stevisahabat.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/stevisahabat.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/stevisahabat.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/stevisahabat.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/stevisahabat.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/stevisahabat.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/stevisahabat.wordpress.com/41/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=stevisahabat.wordpress.com&amp;blog=6846493&amp;post=41&amp;subd=stevisahabat&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://stevisahabat.wordpress.com/2009/03/14/tugas-slt-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e2423c87fb57c37cc2ba858408667541?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">stevisahabat</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Outline Eksposisi Roma</title>
		<link>http://stevisahabat.wordpress.com/2009/03/12/outline-eksposisi-roma/</link>
		<comments>http://stevisahabat.wordpress.com/2009/03/12/outline-eksposisi-roma/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Mar 2009 00:52:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>stevisahabat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://stevisahabat.wordpress.com/?p=39</guid>
		<description><![CDATA[hoo,,untuk LPMI Bandung,,,ini bisa dijadikan acuan/pedoman utk PA smp 6 minggu kedepan&#8230;^^ btw,,,kasi summary dikit aah&#8230; kitab Roma adl kitab dgn content doktrin keselamatan yg cukup lengkap, sehingga dpt membekali umat Kristen utk PI dan membimbing org yg baru menerima Kristus. yang menulis tentunya Rasul Paulus dan&#8230; tujuan dari kitab ini ditulis adalah untuk memberitahukan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=stevisahabat.wordpress.com&amp;blog=6846493&amp;post=39&amp;subd=stevisahabat&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>hoo,,untuk LPMI Bandung,,,ini bisa dijadikan acuan/pedoman utk PA smp 6 minggu kedepan&#8230;^^</p>
<p>btw,,,kasi summary dikit aah&#8230;<span id="more-39"></span></p>
<p>kitab Roma adl kitab dgn <em>content</em> doktrin keselamatan yg cukup lengkap, sehingga dpt membekali umat Kristen utk PI dan membimbing org yg baru menerima Kristus.</p>
<p>yang menulis tentunya Rasul Paulus dan&#8230;</p>
<p>tujuan dari kitab ini ditulis adalah untuk memberitahukan pesan Paulus kepada jemaat di Roma dan menjelaskan bagaimana Firman Tuhan menghilangkan pembeda-bedaan antara jemaat Yahudi Kristiani dan non Yahudi Kristiani</p>
<p>kunci <em>content</em> dr kitab Roma adalah :</p>
<p>1. bahwa baik Yahudi maupun non Yahudi semuanya berDOSA dan berada di bawah penghukuman Allah</p>
<p>2. bahwa baik Yahudi maupun non Yahudi menerima keselamatan hanya oleh iman saja (<em>Sola Fide</em>, yg pd akhirnya menuju kpd <em>Sola Gratia</em>), dan bukannya karena perbuatan baik</p>
<p>3. Pengudusan (<em>Sanctification</em>) yg berujung pada Pemuliaan (<em>Glorification</em>) hanya melalui kebergantungan total kepada kuasa Roh Kudus</p>
<p>4. <em>Jews and Gentiles have interconnected roles in history</em></p>
<p>5. Bahwa baik Yahudi maupun non Yahudi Kristiani harus belajar untuk mengaplikasikan Firman Tuhan ke dalam kehidupan praktis</p>
<p><strong>Minggu 1.</strong></p>
<p><em>Salam dari Paulus dan kerinduannya (1:1-17)</em></p>
<p>note : Paulus memperkenalkan dirinya sebagai rasul bangsa non Yahudi</p>
<p>ayat yg bs ditekankan : 1:16</p>
<p><strong>Minggu 2.</strong></p>
<p><em>Keberdosaan bangsa Yahudi dan bangsa non Yahudi (1:18-3:20)</em></p>
<p>note : Dengan caranya masing-masing, Yahudi dan non Yahudi sama-sama berDOSA dan berada di bawah penghukuman Allah</p>
<p>ayat yg bs ditekankan: 3:9-11</p>
<p><strong>Minggu 3.</strong></p>
<p><em>Keselamatan untuk bangsa Yahudi dan bangsa non Yahudi (3:21-8:39)</em></p>
<p>note : Keselamatan datang kepada bangsa Yahudi dan bangsa non Yahudi dengan cara yang sama. Pembenaran (<em>Justification</em>) untuk semua hanya melalui iman dan bukan karena perbuatan baik. Pengudusan (<em>Sanctification</em>)<em> </em>untuk semua hanya melalui kebersandaran dan kebergantungan kepada kuasa Roh Kudus</p>
<p>ayat yg bs ditekankan: 3:21-25, 5:8, 6:23, 8:9, 8:37-39</p>
<p><strong>Minggu 4.</strong></p>
<p><em>Latar belakang sejarah bangsa Yahudi dan bangsa non Yahudi (9:1-11:36)</em></p>
<p>note : Bangsa Yahudi dan bangsa non Yahudi memang berbeda namun berhubungan dalam sejarah keselamatan</p>
<p>ayat yg bs ditekankan: 10:9-10</p>
<p><strong>Minggu 5.</strong></p>
<p><em>Pengajaran praktis (12:1-15:13)</em></p>
<p>note : Ketaatan total kepada Kristus akan memimpin kita kepada pelayanan dengan kepenuhan iman meski dalam tantangan-tantangan yang harus dihadapi umat Kristiani</p>
<p>ayat yg bs ditekankan: 12:1, 12:19</p>
<p><strong>Minggu 6.</strong></p>
<p><em>Penutup (15:14-16:27)</em></p>
<p>note : paulus menutup dengan salam penutup dan ekspresi harapan akan masa depan</p>
<p>ayat yg bs ditekankan: 15:13, 16:17</p>
<p>NB : outline ini mengacu kepada <em>NIV Spirit of  The Reformation Study Bible</em> terbitan <em>zondervan</em></p>
<p>ini link ke situs zondervan&#8230;<a href="http://www.zondervan.com" target="_blank">http://www.zondervan.com</a></p>
<p>dan selamat mem-PA-kan!!!</p>
<p><em>&#8211;Sola Fide, Sola Gratia, Sola Scriptura, Solus Christus, Soli Deo Gloria&#8211;</em></p>
<p>regards,</p>
<p>Stevi TI ITB</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/stevisahabat.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/stevisahabat.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/stevisahabat.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/stevisahabat.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/stevisahabat.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/stevisahabat.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/stevisahabat.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/stevisahabat.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/stevisahabat.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/stevisahabat.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/stevisahabat.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/stevisahabat.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/stevisahabat.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/stevisahabat.wordpress.com/39/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=stevisahabat.wordpress.com&amp;blog=6846493&amp;post=39&amp;subd=stevisahabat&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://stevisahabat.wordpress.com/2009/03/12/outline-eksposisi-roma/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e2423c87fb57c37cc2ba858408667541?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">stevisahabat</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>White Lies??</title>
		<link>http://stevisahabat.wordpress.com/2009/03/10/white-lies/</link>
		<comments>http://stevisahabat.wordpress.com/2009/03/10/white-lies/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Mar 2009 00:15:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>stevisahabat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://stevisahabat.wordpress.com/?p=35</guid>
		<description><![CDATA[White Lies itu apa sih???pas nanya abang wiki, didapatkan&#8230; White lie A white lie would cause no discord if it were uncovered, and offers some benefit to the liar, the hearer, or both. White lies are often used to avoid offense, such as complimenting something one finds unattractive. In this case, the lie is told [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=stevisahabat.wordpress.com&amp;blog=6846493&amp;post=35&amp;subd=stevisahabat&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>White Lies</em> itu apa sih???pas nanya abang wiki, didapatkan&#8230;<span id="more-35"></span></p>
<dl>
<dt><strong>White lie</strong></dt>
<dd><em>A white lie would cause no discord if it were uncovered, and offers some benefit to the liar, the hearer, or both. White lies are often used to avoid offense, such as complimenting something one finds unattractive. In this case, the lie is told to avoid the harmful realistic implications of the truth. As a concept, it is largely defined by local custom and cannot be clearly separated from other lies with any authority.</em></dd>
</dl>
<p>hmmm,,,motivasi yg sangat mulia yah keknya&#8230;<em>to avoid the harmful realistic implications of the truth&#8230;</em>tapi jujur-jujuran aja, ada yg nyangkut di hati nih soal dusta yang katanya putih ini&#8230;</p>
<p>berdusta itu cepat atau lambat akan terbongkar khan,,,logikanya, <em>harmful</em>-nya di<em>avoid</em> skrg tp akan kambuh dan terdeteksi stlh berjangka waktu entah pendek, menengah, ato panjang&#8230;si pendusta apakah dpt menjamin bhw efek dustanya stlh jangka waktu tertentu akan memiliki kadar <em>harm</em> yang lebih sedikit??jika tdk, maka white lies ini saya anggap bukan jalan keluar&#8230;tp klo misalnya iya, bagus donk??&#8230;tinjau lg aspek lainnya&#8230;</p>
<p>dlm etika, dikenal suatu istilah <strong><em>the end does not justify the means</em></strong>, maka jika berpegang pd kalimat ini, <em>white lies</em> menjadi tdk relevan donk&#8230;</p>
<p>hoo,,,ada yg aneh sbnrnya dr kata <em>white lies, lies</em> sdh kita tau dgn jelas bhw itu adl berdusta, berbohong, ato sejenisnya&#8230;<em>white</em> kita tahu sejak pertama bljr bahasa inggris memiliki arti putih&#8230;putih yg artinya bersih &amp; suci kok bisa disepadankan dgn keberdustaan??? seharusnya putih disepadankan dgn kebenaran&#8230;jika mau ditarik simpulan yang lebih keras, <em>lies</em> sdg mencoba menggeser posisi <em>truth</em> disini&#8230;dan ini akan mengundang perdebatan yg lbh panjang bahkan oleh para pemuka agama&#8230;</p>
<p>jadi <em>overall, </em>saya melihat bhw tdk ada yg namanya <em>white lies</em> apabila pengertiannya adl berkata sesuatu yg tdk benar demi suatu tujuan yg benar&#8230;</p>
<p>tp coba kita ambil suatu contoh kasus yg plg sering jd topik keberdustaan nan putih ini&#8230;</p>
<p>jika salah satu keluarga kita divonis dokter akan meninggal 3-4 bulan lg,,,apa yg hrs kita katakan???</p>
<p>apakah lbh baik klo kita bilang:</p>
<p>1. umurmu tinggal 3-4 bulan lg, nikmatilah apa yg kau bisa&#8230;</p>
<p>2. 3-4 hari lg kau bs pulang, sementara dokter akan mencari obat yg sesuai, nikmatilah apa yg kau bisa skrg&#8230;</p>
<p>yg jawaban 2 adl bentuk<em> white lies, </em>apabila trnyata sang dokter sdh lepas tangan&#8230;tp apakah yg jawaban 1 adl kebenaran???lihat dulu,,,tau dr mana bhw umur org itu 3-4 bulan lg??vonis dokter??seberapa mutlakkah vonis dokter???padahal kita tau bhw hidup-mati seseorang berada di dldm otoritas Tuhan.</p>
<p>jawaban 2 apabila disertai fakta bhw sang dokter memang blum lepas tangan dan mencari sesuatu yg sesuai agaknya menjadi jawaban yg sesuai dlm konteks ini&#8230;kalimat 2 disertai kebenaran dan perlu diingat bhw kita tdk bs mengutarakan semua kebenaran yg ada (siapa di dunia ini yg bisa???), sbg contoh, kita jg tdk bisa memberi spesifikasi spt apa penyakit keluarga kita tsb,,,plg2 hanya namanya&#8230;istilah2 kedokterannya pastilah tdk kita mengerti apabila kita bkn dokter&#8230;kebijaksanaan disertai kebenaranlah yg hrs menjadi pedoman disini&#8230;krn kebijaksanaan yg sejati tdk blh berada dlm ketidak benaran&#8230;</p>
<p>maka jawaban yg bs didapat adl, kebenaran mana yg mau diutarakan dgn bijaksana&#8230;bukannya keberdustaan apa yg hrs kubuat utk menghilangkan efek2 berbahaya&#8230;</p>
<p>regards,</p>
<p>stevi</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/stevisahabat.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/stevisahabat.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/stevisahabat.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/stevisahabat.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/stevisahabat.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/stevisahabat.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/stevisahabat.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/stevisahabat.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/stevisahabat.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/stevisahabat.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/stevisahabat.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/stevisahabat.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/stevisahabat.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/stevisahabat.wordpress.com/35/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=stevisahabat.wordpress.com&amp;blog=6846493&amp;post=35&amp;subd=stevisahabat&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://stevisahabat.wordpress.com/2009/03/10/white-lies/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e2423c87fb57c37cc2ba858408667541?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">stevisahabat</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Quo Vadis pendidikan Kristen??</title>
		<link>http://stevisahabat.wordpress.com/2009/03/08/quo-vadis-pendidikan-kristen/</link>
		<comments>http://stevisahabat.wordpress.com/2009/03/08/quo-vadis-pendidikan-kristen/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Mar 2009 04:01:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>stevisahabat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://stevisahabat.wordpress.com/?p=23</guid>
		<description><![CDATA[(wah,,ini adl catatan seminar yg wkt itu bertepatan dgn outbound &#38; sikrab PMB PMK..ampun kawan..udah gitu catatannya dikit lagih,,,abis susah ngertinya dan konteks saya sbg mahasiswa jd rada ngga nyambung..mngkn baru akan terasa jika saya sdh jadi pengajar..i wish..) Maaf ya teman-teman&#8230;waktu acara outbound &#38; sikrab PMB PMK itu saya ga bisa dateng padahal saya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=stevisahabat.wordpress.com&amp;blog=6846493&amp;post=23&amp;subd=stevisahabat&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>(wah,,ini adl catatan seminar yg wkt itu bertepatan dgn outbound &amp; sikrab PMB PMK..ampun kawan..udah gitu</em><em> </em><em>catatannya dikit lagih,,,abis susah ngertinya dan konteks saya sbg mahasiswa jd rada ngga nyambung..mngk</em><em>n baru akan terasa jika saya sdh jadi pengajar..i wish..)<span id="more-23"></span></em></p>
<p>Maaf ya teman-teman&#8230;waktu acara outbound &amp; sikrab PMB PMK itu saya ga bisa dateng padahal saya adalah salah satu mentor yang wajib datang dalam tiap rangkaian acara PMK&#8230;  saya tidak bisa datang pada hari tersebut karena saya mengikuti suatu seminar di jakarta bertema &#8220;QUO VADIS PENDIDIKAN KRISTEN ?&#8221;.  Sebagai permintaan maaf, saya akan menceritakan semua yang saya dapat (walaupun sedikit&#8230;)ketika mengikuti seminar yang dimulai jam 09.00 dan berakhir jam 17.00 dengan waktu istirahat jam 13.00-14.00.</p>
<p>Sebelumnya&#8230;saya ceritakan dulu pengertian dari tema seminar tersebut. &#8220;QUO VADIS&#8221; memiliki arti &#8220;mau kemana..&#8221;. Untuk lebih lengkapnya, &#8220;QUO VADIS PENDIDIKAN KRISTEN&#8221; berarti &#8220;mau kemana pendidikan Kristen ?&#8221;  ok..kita mulai aja yah&#8230;  apa itu sekolah? Sekolah adalah transformasi kebenaran dari guru kepada murid dengan kesetujuan murid terhadap kebenaran yang diturunkan tersebut  sekolah menjadi icon atau image yang menggambarkan iman Kristen dan guru menjadi orang2 KUNCI yang harus menunjukkan iman yang sungguh- sungguh. Oleh karena itu, guru2 Kristen harus bertanggung jawab di hadapan Allah. akan sangat berbahaya apabila sekolah Kristen dimiliki secara perorangan&#8230;ini akan seperti kasus John Calvin International School..ketika kebobrokan dari sekolah tersebut diketahui, nama John Calvin dan juga Kekristenan juga ikut tercoreng&#8230;inilah sebabnya sekolah Kristen haruslah diawasi dan pengawasnya harus mengerti prinsip2 Kristen.</p>
<p>Faktor2 penting dalam pendidikan Kristen :</p>
<p>1. Guru, guru berkarakter seperti apa dan bervisi seperti apa?</p>
<p>2. Bahan pengajarannya apa?</p>
<p>3. Menerima murid yang seperti apa?</p>
<p>4. Memberi fasilitas yang bagaimana?</p>
<p>faktor2 diats tidak dapat dibolak-balik&#8230;ini adalah urutan dengan prioritas&#8230;  poin 1 bila guru tidak memiliki visi, pendidikan tidak akan memiliki arah. Tanpa guru yang baik, tidak akan ada pendidikan yang baik, dan tidak akan ada sekolah yang baik. Guru harus start dengan visi yang jelas dan dalam prosesnya haruslah tidak berkompromi terhadap kebenaran  poin 2 jika pengajarannya tidak baik dan tidak bermutu, tidak mungkin sekolah tersebut baik. Pengajarannya haruslah konsisten karena ilmu itu konsisten  poin 3 pendidik yang baik menyaring pengikut2nya atau murid2nya&#8230;.seperti Kristus yang memilih murid2-Nya. Semakin jelas terlihat dari sekolah2 yang baik akan memilih muridnya, dengan sistem seleksi misalnya&#8230;  poin 4 fasilitas bersifat fleksibel, berbeda dengan pengajaran yang harus konsisten&#8230;Sebagai catatan, anugerah paling KECIL adalah memiliki sekolah/gereja yang besar  apakah dengan fakta bahwa betapa sulitnya faktor2 diatas dipenuhi akan membuat tiap org tidak berani menjadi guru atau membangun sekolah yang baik? Cara berpikir seperti ini harus dihindari&#8230;</p>
<p>TO BE A TEACHER IS A PRIVILEGE FROM GOD. Kesadaran inilah yang harus ditanamkan dalam diri kita. Menjadi guru sama seperti figur seorang ibu. Menjadi guru itu sama seperti Allah mempercayakan seorang ibu untuk mengandung seorang anak&#8230;  Privilege yang besar seperti ini harus diikuti dengan jiwa yang mulia, karena privilege tersebut juga adalah anugerah dan anugerah itu diberikan kepada orang yang tidak layak menerimanya. Kesadaran akan ketidaklayakan untuk mengajar akan membuat diri kita bersandar sepenuhnya kepada Allah dan men-trigger kita untuk belajar lebih banyak dan mencaritahu lebih banyak.  Dengan begini, seorang guru harus sadar betapa signifikan dan seriusnya menjadi seorang guru. Ketika seorang guru menjalankan fungsinya sebagai guru dengan sungguh2 dan sebaik-baiknya, ini akan membahagiakan seluruh DUNIA. Selain itu, ini adalah aktualisasi diri yang terbesar.</p>
<p>Sebagai catatan, A GOOD TEACHER CAN INFLUENCE THE WHOLE HISTORY.  Hal yang juga sangat penting adalah guru harus sadar bahwa murid2 memiliki potensi, that there&#8217;s a posibility of each person can change. Jangan sampai terjadi kasus seperti THOMAS ALVA EDISON&#8230;kasus dimana seorang guru gagal melihat potensi yang dimiliki oleh seorang anak bernama Thomas Alva Edison dan mengirimkan surat kepada ibunda anak tersebut yang mengatakan bahwa sang anak terlalu bodoh untuk bersekolah dan guru tersebut mengembalikan anak tersebut kepada orang tuanya. Ketetapan hati yang dimiliki sang ibundalah yang harusnya dimiliki oleh semua guru di dunia, ketika ia tidak menyerah untuk mengajar sang anak sampai anak tersebut penerang dalam dunia ini (baca : menemukan bola lampu).</p>
<p>Sebagai tinjauan, kita akan melihat pola pikir pendidikan dari PLATO. Pendidikan yang diajarkan oleh PLATO adalah 35 tahun belajar seluruh ilmu pengetahuan, kemudian 15 tahun bekerja di dalam pekerjaan2 yang tidak penting atau rendah seperti bertani dsb untuk mengerti betapa sulitnya hidup dan bekerja.  Pola pikir ini kurang lebih sama dengan mengtsius yang mewajibkan merasakan lelah,lapar,setengah mati,dll untuk menjadi pemimpin yang besar. Harus memiliki sikap yang lembut dan pendirian yang teguh, jangan seperti kepiting yang hanya keras diluar dan lembut di dlm. Mengtsius melihat bahwa sukacita terbesar adalah tidak bertentangan dengan LANGIT dan manusia, seluruh keluarga sehat, dan MENDAPATKAN MURID YANG BERSUKACITA UNTUK DIDIDIK.</p>
<p>Seorang guru yang baik haruslah :</p>
<p>1. Melihat bahwa murid adalah manusia yang berpribadi yang juga peta teladan Allah.</p>
<p>2. Berpikir mendalam, namun berbicara dangkal(think profoundly, speak simply)</p>
<p>3. Jeli melihat potensi murid</p>
<p>4. Mampu menggali yang tersembunyi dari muridnya</p>
<p>5. Mengembalikan posisi murid yang adalah peta teladan Allah</p>
<p>6. Mengerti kehendak Allah (man is what he/she reacts before GOD)</p>
<p>Lalu apakah output dari pendidikan Kristen? Ada 2, yaitu Laskar Kristus dan musuh gereja. Mengapa musuh gereja? Karena ketika pintu sekolah tersebut dibuka,kebobrokan pun diadaptasi dan orang2 menjadi mulai menghina.  Oleh karena output tadi, dibutuhkan pengawasan terhadap pendidikan Kristen.  Lalu apakah teori pendidikan yang sejati? Kesadaran seorang guru bahwa seorang murid adalah peta teladan Allah yang rusak karena dosa yang harus dikembalikan kepada posisi awalnya. Dengan bagaimana mengembalikan posisinya?Dengan memaksimalkan posibilitas yang ada. Namun, tetap dengan kesadaran bahwa di dlm Kristus kita akan melampaui apa yang hilang dari Adam, yaitu status taman eden, dan diberi status baru yaitu hidup yang kekal.</p>
<p>Pendidikan Kristen yang total adalah merekonstruksi ulang karakter Kekristenan dari muridnya.</p>
<p>Untuk merekonstruksi ulang karakter diperlukan :</p>
<p>1. Sandaran Firman Tuhan</p>
<p>2. Dengan transformasi nilai</p>
<p>3. Dengan konsep self-sacrifaction yang benar  Untuk itulah, dibutuhkan suatu aset yang diperlukan untuk mendidik orang lain, yaitu&#8230;..TELADANMU!!!!!</p>
<p>Sebagai penutup, yang dinamakan bijak adalah mengisi wadah yang terbatas dengan sesuatu yang nilainya tak terbatas&#8230;.</p>
<p>jadi gitu tuh yang saya dapat di seminar tersebut. Seminarnya sih bersertifikat tetapi sertifikat tersebut tidak akan memberi nilai tambah apapun!!!tetapi kebermengertian dari seminar tersebut dan kesadaran bahwa hanya Allah saja yang bertahta dalam tindak-tandauk kitalah yang akan memberi nilai pada setiap tindakan kita&#8230;huehuehue&#8230;dan saya semakin sadar bahwa daya serap saya amat sedikit dan saya masih harus banyak belajar&#8230;apalagi jika ingin menjadi seorang guru&#8230;.</p>
<p>Stevi Fregate Hilma</p>
<p>Orang Kristen</p>
<p>TI ITB</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/stevisahabat.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/stevisahabat.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/stevisahabat.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/stevisahabat.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/stevisahabat.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/stevisahabat.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/stevisahabat.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/stevisahabat.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/stevisahabat.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/stevisahabat.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/stevisahabat.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/stevisahabat.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/stevisahabat.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/stevisahabat.wordpress.com/23/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=stevisahabat.wordpress.com&amp;blog=6846493&amp;post=23&amp;subd=stevisahabat&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://stevisahabat.wordpress.com/2009/03/08/quo-vadis-pendidikan-kristen/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e2423c87fb57c37cc2ba858408667541?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">stevisahabat</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Phlegmatis?Koleris?Melankolis?atau Sanguinis?atau&#8230;</title>
		<link>http://stevisahabat.wordpress.com/2009/03/08/19/</link>
		<comments>http://stevisahabat.wordpress.com/2009/03/08/19/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Mar 2009 03:49:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>stevisahabat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://stevisahabat.wordpress.com/?p=19</guid>
		<description><![CDATA[(nah,,klo post yg ini nih yg dulu kutulis di oc_itb06  sebagai reply dr postnya si jona OS &#8217;06&#8230;momennya pas bgt krn pas lg hot2nya mikirin psikologi..apalagi di kuliah ada matkul psikologi industri&#8230;jd ya cb dikaitin deh hakekatnya dan postnya jo&#8230;hahaha&#8230;pas lg ga ad kerjaan bgt..) hmm&#8230;weleh2x..klo saya terakhir ngecek ituh hasilnya adalah sanguinis-melankolis&#8230;seriusan&#8230;berdasarkan penilaian buku [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=stevisahabat.wordpress.com&amp;blog=6846493&amp;post=19&amp;subd=stevisahabat&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>(nah,,klo post yg ini nih yg dulu kutulis di oc_itb06  sebagai reply dr postnya si jona OS &#8217;06&#8230;momennya pas bgt krn pas lg hot2nya mikirin psikologi..apalagi di kuliah ada matkul psikologi industri&#8230;jd ya cb dikaitin deh hakekatnya dan postnya jo&#8230;hahaha&#8230;pas lg ga ad kerjaan bgt..)<span id="more-19"></span></em></p>
<p>hmm&#8230;weleh2x..klo saya terakhir ngecek ituh hasilnya adalah sanguinis-melankolis&#8230;seriusan&#8230;berdasarkan penilaian buku personality plus&#8230;lupa sapa yg ngarang&#8230;(hehehe&#8230;itu karangan berarti&#8230;jgn2 bukunya berisi karangan tuh orang&#8230;parah&#8230;)</p>
<p>Wehehe&#8230;pas lg ngomongin beginian&#8230;kita sebenarnya sama aja kayak lagi ngomongin psikologi&#8230;iya gak sih???ya iya lah&#8230;pembagian koleris,sanguinis,melankolis, dan phlegmatis itu khan hasil dari psikologi&#8230;iya nggak???huhuhu&#8230;  psikologi itu apaan sih???dari bahasa Yunani Kuno: psyche = jiwa dan logos = kata. Dalam arti bebas psikologi adalah ilmu yang mempelajari tentang jiwa/mental. Psikologi tidak mempelajari jiwa/mental itu secara langsung karena sifatnya yang abstrak, tetapi psikologi membatasi pada manifestasi dan ekspresi dari jiwa/mental tersebut yakni berupa tingkah laku dan proses atau kegiatannya, sehingga Psikologi dapat didefinisikan sebagai ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah laku dan proses mental  ehm&#8230;yg diatas tadi itu pengertian yg didapat dari searching atawa browsing dari wikipedia&#8230;tp&#8230;dari sudut pandang Kristen gmn????  Yuk obrolin ini&#8230;huhuhu(sesuai permintaan jona yg minta saya untuk upload topik baru)&#8230;</p>
<p>Knp jg perlu dibahas???krn gini&#8230;berdasarkan definisi di atas&#8230;psikologi itu kurang lebihnya adalah ilmu yang mempelajari tentang manusia dari segi mental&#8230;kerasa ada yang aneh gak???  bagi yg ngerasa definisi di atas itu aneh yah berarti kita bahas bareng2..tp klo nggak&#8230;ya coba baca dulu postingan ini ampe abis&#8230;  psikologi adalah ilmu yang mempelajari tentang manusia&#8230;yg mempelajari ilmu ini siapa???manusia&#8230;kok bisa???bahasa kerennya tuh&#8230;kok bisa subyek dan obyeknya sama&#8230;sama2 manusia&#8230;how could it be???beuuhh!!!keren banget istilah saya&#8230;huehuehuehue  coba kasih ilustrasi yang mata gampang yah&#8230;hehe&#8230;kalo ada sebatang bolpoin, dapatkan sang bolpoin tersebut menjelaskan kepada bolpoin yang lainnya mengenai mereka itu bolpoin atau bukan dan apa fungsi bolpoin itu???iya nggak???  lebih jauh lagi&#8230;  dapatkan ciptaan mengerti dirinya sendiri dan menjelaskan fungsi mereka sendiri..khan nggak..nah&#8230;musti gmn dong???yah musti nanya ama yang buat bolpoin khan???berarti nanya ama sang Pencipta dari ciptaan tersebut&#8230;  sebuah ciptaan tidak akan tau dirinya itu apa dan berfungsi sebagai apa klo nggak dikasitau ama Penciptanya&#8230;iya nggak..  brarti gmn??harus nunggu Penciptanya ngasi tau&#8230;nah..psikologi yang notabene ilmu yang mempelajari tentang manusia ini menjadi tidak lengkap jika si subyek yang belajar ilmu ini tidak nanya ama Penciptanya&#8230;sapa yang ga setuju???reply&#8230;huhuhu&#8230;</p>
<p>Didapatlah kesimpulan bahwa akhirnya psikologi pun harus dikembalikan kepada Allah yang adalah sumber ilmu. Bagaimana dengan bidang yang kita ambil???apakah itu TI,oseanografi,elektro,informatika,seni rupa,perminyakan,geologi,farmasi,biologi,material, sipil,planologi,arsitektur,tekkim,FT,dll&#8230;sudahkah kita kembalikan dan dedikasikan kepada Allah???apalagi teknologi sekarang sering dikontraskan dengan teologi&#8230;huhuhu&#8230;mengapa begini??mengapa science vs bible???padahal hrsnya science di dlm bible&#8230;tau lah..jaman makin edan&#8230;</p>
<p>Nah..ada ekstrim yg lumayan musti diperhatikan lo jo(utk jona dan kawan2 lainnya)&#8230;ada org yg setelah tau jenis kepribadiannya apa, iya mulai bersikap dan menyalahkan kepribadian atas apa yang dia kerjakan..semisal dia org yg mudah tersinggung&#8230;setelah dia tau bahwa dia melankolis&#8230;dia akan menggunakan jenis kepribadianya sebagai EXCUSE atas apa yang dia kerjain&#8230;contoh lain&#8230;org yg suka marah2..setelah tau dia itu koleris&#8230;dia menjadikan jenis kepribadiannya yang koleris sebagai alasan sifatnya yg suka marah2&#8230;contoh lain adalah org yg ngebunuh org lain hanya dengan alasan bhw dia punya kepribadian ganda yang kasar dan pembunuh&#8230;itu bener2 alasan yang gila!!!!</p>
<p>So, beware all my friend&#8230;there`s always source of sin everywhere!!!! pasti banyak yg ga setuju&#8230;dan yg ga setuju&#8230;harus reply!!!biar terdidik dan bertumbuh bareng2&#8230;.huehuehuehue  Stevi Fregate Hilma Orang Kristen TI ITB</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/stevisahabat.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/stevisahabat.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/stevisahabat.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/stevisahabat.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/stevisahabat.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/stevisahabat.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/stevisahabat.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/stevisahabat.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/stevisahabat.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/stevisahabat.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/stevisahabat.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/stevisahabat.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/stevisahabat.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/stevisahabat.wordpress.com/19/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=stevisahabat.wordpress.com&amp;blog=6846493&amp;post=19&amp;subd=stevisahabat&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://stevisahabat.wordpress.com/2009/03/08/19/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e2423c87fb57c37cc2ba858408667541?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">stevisahabat</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Apa itu indah??</title>
		<link>http://stevisahabat.wordpress.com/2009/03/08/apa-itu-indah/</link>
		<comments>http://stevisahabat.wordpress.com/2009/03/08/apa-itu-indah/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Mar 2009 03:21:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>stevisahabat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://stevisahabat.wordpress.com/?p=13</guid>
		<description><![CDATA[(wahaha&#8230;ini post pertama di oc_itb06&#8230;(post perkenalan itu post ke-0)&#8230;kocak bgt klo inget&#8230;salut buat ernest dah&#8230;yg waktu itu bikin&#8230;baca deh judul awalnya&#8230;btw,,judulnya diganti utk keperluan..iseng aja..) Si ernest bikin otak kering&#8230;.plus ga bisa tidur ama makan dgn enak Jadi begini latar belakangnya&#8230;fuuih&#8230; sblmny maaf kalo lokalan&#8230;..soalnya pas lagi WM(Weekly Meeting) LPMI tanggal 2 Agustus 2008, sang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=stevisahabat.wordpress.com&amp;blog=6846493&amp;post=13&amp;subd=stevisahabat&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>(wahaha&#8230;ini post pertama di oc_itb06&#8230;(post perkenalan itu post ke-0)&#8230;kocak bgt klo inget&#8230;salut buat ernest dah&#8230;yg waktu itu bikin&#8230;baca deh judul awalnya&#8230;btw,,judulnya diganti utk keperluan..iseng aja..)<span id="more-13"></span></em></p>
<p><strong>Si ernest bikin otak kering&#8230;.plus ga bisa tidur ama makan dgn enak</strong></p>
<p>Jadi begini latar belakangnya&#8230;fuuih&#8230;</p>
<p>sblmny maaf kalo lokalan&#8230;..soalnya pas lagi WM(Weekly Meeting) LPMI<br />
tanggal 2 Agustus 2008, sang WL yg tak lain tak bukan adl si ernest<br />
sendiri menanyakan kpd peserta WM mengenai apa sih itu<br />
INDAH????&#8230;ketika yang paling indah dalam hidup ini adalah melayani<br />
Tuhan kita Yesus Kristus&#8230;parameternya indahnya itu spt apa&#8230;lalu<br />
knp manusia mau melayani padahal blum tahu keindahannya melayani itu<br />
spt apa&#8230;</p>
<p>pertanyaan mengenai definisi indah sih ga usah pake repot lgsg aja<br />
cari di KBBI ato kamus apa kek gitu ato browsing dr mana kek<br />
gitu&#8230;masalah lgsg selesai..tapi&#8230;yg bikin otak pusing adl&#8230;KBBI<br />
dan kamus2 lainnya adalah produk kebudayaan&#8230;kebudayaan yg berespon<br />
thd alam, sdngkn indah itu adl ekspresi yg melampaui smua kebudayaan<br />
krn indah itu tdk trbatas pd suatu kebudayaan saja,smua kebudayaan<br />
mengetahui apa itu indah dan mengekspresikan sesuai dgn kebudayaan<br />
mereka&#8230;bagaimana mungkin ad &#8220;sesuatu&#8221; dgn kasta/dimensi lebih rendah<br />
yg dlm hal ini adl kebudayaan menjelaskan sesuatu dgn kasta/dimensi<br />
lbh tinggi yg dlm hal ini adl keindahan&#8230;ckckckck&#8230;dasar<br />
ernest..bikin pusing aja&#8230;saya yg nulis ini aja pusing tujuh keliling&#8230;.</p>
<p>mngkn bahasanya coba dipermudah&#8230;masak ada handphone yg bisa<br />
menjelaskan apa sih natur ato definisi si pencipta handphone&#8230;ini<br />
kebalik dan ini yg sdg terjadi..kamus yg adl produk budaya ga akan<br />
lengkap menjelaskan apa itu INDAH&#8230;</p>
<p>trus gmn dong???pdhl klo nyari definisi ya pasti otak kita lgsg<br />
ter-direct ke kamus khan??gmn dong???hmmm&#8230;makin pusing&#8230;makin ga bs<br />
tidur&#8230;.pdhl baru definisi doank&#8230;</p>
<p>well&#8230;krn si ernest juga uda bikin rasa penasaran saya jadi ga<br />
karu-karuan..saya nyari2 di sgala yg bs saya temukan&#8230;en hasilnya adl&#8230;</p>
<p>SEJARAH KONSEP KEINDAHAN DARI PLATO SAMPAI THOMAS AQUINAS<br />
&#8211;Plato&#8211;<br />
Sapa sih yg ga tau Plato???minimal pernah dgr lah namanya dmn<br />
gitu&#8230;nah,dia ini punya konsep bhw ada yg namanya dunia ide dan dunia<br />
realita dan dunia realita tdk akan pernah mencapai kesempurnaan dunia<br />
ide. Nah, alam yg merupakan dunia realita adl tiruan(bahasa kerennya<br />
mimesis) yg tdk mencapai kesetaraan dgn dunia ide, dan lukisan adl<br />
tiruan yg tdk mencapai kesetaraan dgn alam&#8230;.maka&#8230;lukisan adl<br />
tiruannya tiruan dari dunia ide(bahasa kerennya itu mimesis<br />
memeseos)&#8230;waduh buset&#8230;belibet bener&#8230;intinya yg namanya indah itu<br />
adl dunia idenya itu sendiri&#8230;apapun di dunia ini tdk bisa mencapai<br />
keindahan tsb&#8230;jadi wajar ketika di Yunani patung2 dewanya itu<br />
memiliki anatomi tubuh yg sangat ideal dan sempurna yg melampaui<br />
manusia kebanyakan(apalagi Aphrodite,dari semua dewi..dia dewi<br />
kecantikannya..beeuuh!!!)<br />
&#8211;Aristotle(Indonesia:Aristoteles)&#8211;<br />
Sapa jg yg ga tau Aristoteles&#8230;la wong kdg2 dosen sering ngmngin&#8230;tp<br />
kita liat dulu apa sih deskripsi dia soal keindahan&#8230;.menurut dia,<br />
indah itu hrs melibatkan pengalaman si subyek&#8230;semisal kita melihat<br />
ada lukisan trus itu membuat kita mengalami suatu enlightement ato<br />
pencerahan jiwa,baru bs dibilang indah tuh lukisan&#8230;hmm&#8230;<br />
&#8211;Thomas Aquinas&#8211;<br />
Nah,mngkn beberapa ada yg tau ada yg enggak&#8230;yg pasti ini adl filsuf<br />
dan teolog ternama..seorang teolog skolastik terbesar dari<br />
Italia&#8230;akan aneh klo anak2 Katolik ga tau siapa nih orang&#8230;dia jg<br />
ngasih definisi mengenai keindahan&#8230;ada 3 poin yg penting:<br />
1.Keindahan berkaitan dgn pengetahuan dan yg indah itu harus<br />
menyenangkan si penikmat keindahan tsb&#8230;<br />
2.Keindahan harus mencakup 3 kualitas, yaitu:integritas,proporsi yg<br />
benar, dan kecemerlangan<br />
3.Indera yg plg penting dlm estetika adl mata dan telinga, dan seni yg<br />
plg baik adl seni yg ngelibatin kedua indera tsb<br />
perubahannya terlihat dari lukisan pada jaman sblm Thomas Aquinas<br />
selalu menggambarkan manusia tanpa ekspresi,stlh Thomas Aquinas,gambar<br />
manusia ato malaikat mulai menampilkan ekspresi atau raut emosi</p>
<p>DARI DA VINCI SAMPAI SEKARANG<br />
Leonardo Da Vinci melihat bhw keindahan itu memiliki hukum2 yg harus<br />
dipatuhi..ini yg menyebabkan ia mempelajari anatomi tubuh manusia<br />
secara detail utk mengetahui pergerakan otot-otot,tulang-tulang yg<br />
merupakan hukum2 yg berlaku pd tubuh manusia.Pada waktu ini karya2<br />
bernilai tinggi dihasilkan. Namun, semenjak era rennaissance sampe<br />
skrg terlihat perubahan dari seni yg sgt mematuhi hukum2 sampai kepada<br />
seni yg memberontak thd hukum2 tsb&#8230;muncul aliran seni spt abstrak yg<br />
sdh tdk memiliki faedah ato aturan apapun dlm berekspresi&#8230;</p>
<p>Fuuih&#8230;cuman sempet nyari segini&#8230;tapi yg pasti&#8230;</p>
<p>konsep ttg keindahan berubah sesuai dgn perkembangan filsafat pada<br />
jaman tsb&#8230;yg akhirnya tercermin dlm hasil2 karya seni pada jaman tsb&#8230;</p>
<p>lalu bgmn indah yg dimaksud ketika kita melayani Tuhan????<br />
jika kita memakai parameter dari yg ada di dlm jaman ini,kita tdk akan<br />
pernah mencapai standar indah itu&#8230;karena konsepnya selalu fluktuatif<br />
terhadap perkembangan filsafat(sbg catatan&#8230;skrg filsafatnya<br />
post-modern&#8230;kapan2 kita bahas nyok&#8230;pengen tau lbh banyak soalnya).<br />
Jadi gmn dong???</p>
<p>bener2 tambah pusing saya&#8230;(jadi pengen tau si ernest nanyain gituan<br />
buat nge-tes anak2 ato gmn sih???)</p>
<p>stlh nyari yg macem2 dr dunia sekuler&#8230;saya nyari dari basisnya org<br />
Kristen alias Alkitab..hmm&#8230;kita akan ngeliat org2 Ibrani&#8230;</p>
<p>&#8211;ORG2 IBRANI&#8211;<br />
puncak pengalaman keindahan dr org2 Ibrani adl bersumber dari rasa<br />
kagum,gentar,dan cinta yg mendalam kpd Allah,rasa yg tumbuh ketika<br />
mereka menyadari kehadiran,kebijaksanaan,dan pekerjaan Allah yg ajaib.<br />
Pada akhirnya karya seni mereka pun adl wujud ekspresi pengalaman<br />
keindahan yg dialami bersama Allah. Hmm&#8230;tertuang di dalam media<br />
bahasa,sastra,dan musik.<br />
Mengapa bahasa???<br />
krn ketika penciptaan Allah menciptakan dgn berFirman(berkata-kata)<br />
dan Firman itu yg menghasilkan Creatio Ex Nihilo(menciptakan dari<br />
tiada menjadi ada)<br />
Mengapa sastra???<br />
krn karya sastra terbaik sampai saat ini dan pada akhirnya akan<br />
menjadi yg terbaik selama-lamanya adl Alkitab itu sendiri, ditulis<br />
oleh skitar 500 penulis dari dimensi zaman,pekerjaan,latar<br />
belakang,tempat,dan pergumulan yg berbeda-beda namun memiliki satu<br />
benang merah yg konsisten yaitu figur Mesias yang adalah Yesus Kristus<br />
Mengapa musik???<br />
Pernahkah kita nyadar klo wkt Tuhan Yesus mengajarkan utk menghindari<br />
godaan dosa dgn &#8220;mencungkil mata&#8221; tapi tdk mengajarkan utk &#8220;mentulikan<br />
telinga&#8221;(yg bener mentulikan apa menulikan yah???lupa!!).Nah,mngkn itu<br />
suatu indikasi tertentu(though ini masih blon pasti).Tapi yg pasti<br />
&#8220;iman timbul dari pendengaran&#8221;.Telinga itu khan pasif..lain dgn mata<br />
yg bisa menyortir apa yg dilihatnya..telinga tdk punya aplikasi alami<br />
spt itu yg dpt menyortir apa yg didengerny&#8230;(kecuali disumbat apa<br />
gitu&#8230;).Allah juga berkomunikasi dgn manusia dgn memperdengarkan<br />
suara-Nya kpd rasul-rasul,nabi-nabi,dan bangsa Israel&#8230;</p>
<p>Martin Luther juga pernah mengatakan bhw karunia terbesar kedua<br />
setelah Alkitab adalah musik.</p>
<p>Hanya saja&#8230;.mengapa org Ibrani tdk menuangkan ekspresi keindahannya<br />
dalam seni lukisan atau seni patung???<br />
Hmm&#8230;ini krn org2 Ibrani salah menginterpretasikan Ten Commandments<br />
poin yg ke-2&#8230;weiks..krn kalimat pertamanya berbunyi &#8220;Jangan membuat<br />
bagimu patung berupa apapun yang ada di langit di atas,dan yang ada<br />
di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi&#8221;..org2<br />
Ibrani menginterpretasikannya dgn dilarang membuat patung yg<br />
menyerupai apapun ciptaan Tuhan..ini kesalahan krn menerjemahkan<br />
Firman Tuhan tdk scr sistematikal..yg diinginkan Tuhan adalah manusia<br />
tdk boleh membuat patung apapun yg akan dipergunakan apapun utk<br />
menduakan Allah..ato dijadikan berhala..ini terlihat kalimat<br />
selanjutnya yg berbunyi &#8220;jangan sujud menyembah kepadanya atau<br />
beribadah kepadanya&#8221;..dan diteruskan dgn ekspresi Allah yg menyatakan<br />
bhw Allah adalah Allah yang pencemburu&#8230;<br />
Sungguh disayangkan hanya krn kesalahan interpretasi,ekspresi org2<br />
Ibrani thd keindahan menjadi sedikit terbatas&#8230;namun pada akhirny ini<br />
justru semakin mengukuhkan ketiga bidang yang lain..</p>
<p>Jadi&#8230;setelah baca ini baca itu&#8230;browsing sini browsing situ&#8230;pikir<br />
ini pikir itu&#8230;lari kesini lari kesitu(buat apaan lari2??maap2 salah<br />
tulis..hehe)akhirnya saya menyimpulkan bhw keindahan ketika melayani<br />
itu adalah kita merasakan kehadiran,pekerjaan-pekerjaan,dan<br />
kebijaksanaan Allah. Bukan kehadiran spt Allah menampakkan diri di dpn<br />
kita(klo emang iya..kita bakalan kyk Rasul Yohanes yg lgsg tersungkur<br />
ke tanah sampe nyium tanah dan mengakui betapa najis dan berdosanya<br />
diri kita krn bertemu dgn Allah yg begitu kudus..ngeliat muka-Nya aja<br />
pasti ga akan brani) tetapi tuntunan Allah dlm tiap hal yg men-direct<br />
kita dlm mengerjakan pelayanan kita.</p>
<p>So..musti gmn dong&#8230;ya melayani dulu&#8230;baru tau bhw melayani itu<br />
indah&#8230;trus krn tau bhw melayani indah&#8230;kita jd bakalan trus melayani&#8230;</p>
<p>sebesar apakah indahnya???Melayani dulu makanya&#8230;ntar tau dah<br />
pasti..bener2 yg namanya impossible itu bisa jd possible en bener2<br />
Creatio Ex Nihilo dah!!!!beeeuuuuhhh!!!!!Yess&#8230;uda ga pusing lagi<br />
saya&#8230;skrg bingung mo melayani spt apa(masi blon tau panggilan Tuhan<br />
bagi saya spt apa soalnya)&#8230;</p>
<p><strong>oiya..ada tambahan, dr postnya pamela sarnia alias pam-pam di oc_itb06&#8230;yg amat bagus menurutku&#8230;</strong></p>
<p><em><span style="font-weight:bold;font-style:italic;text-decoration:underline;">&#8220;KONSEP INDAH MENURUT PAMELA SARNIA</span><br />
(yoi kan?)</em></p>
<p><em>Indah menurut gw bisa dibagi jadi dua jenis: keindahan yang tangible dan keindahan yang intangible.<br />
(sok keren lo pam! udah ngomong aja: yang kasat mata dan yang tidak kasat mata gitu!)<br />
Indah yang tidak kasat mata bisa diekspresikan lewat patung, lukisan, dll.<br />
Keindahan yang kasat mata hanya bisa kita rasakan. Keindahan ini juga tersirat lewat karya seni.<br />
(beda loh karya seni yang sekedar bagus dengan karya seni yang bikin kita terharu, mata melotot, sampe merinding)</em></p>
<p><em>Indahnya melayani? Udah jelas lebih cocok dianggap sebagai keindahan yang kasat mata.<br />
Kenapa kasat mata?<br />
Wong mbak sari simorangkir aja udah nyanyi:<br />
&#8220;Kau bukan Tuhan yang melihat rupa, kau bukan Tuhan yang melihat harta, HATI HAMBA yang slalu Kau cari. Biar kau temukan di dalamku..&#8221;<br />
(mbak simo, salam dua jempol dan kedip kanan dari saya!)<br />
Nah loh, Tuhan nya aja nggak ngeliat rupa, gimana kita?</em></p>
<p><em>Indahnya melayani emang nggak bisa disentuh, dilihat, didengar, diendus-endus, apalagi dijilat.<br />
Sayangnya masih banyak orang yang baru dalam tahap mendengar dan melihat.<br />
Masih ada yang cuma tau enaknya melayani dari bisik-bisik tetangga atau ngintip-ngintip dari lobang tikus.<br />
Yaaahhh&#8230;. kalo kayak gitu sih gimana mau tau rasanya??<br />
Makanya saya etuju pisan banget sekali dengan kalimat bang stevi yang bilang kalo kita harus nyoba dulu ngelayanin biar tau indahnya ngelayanin (rasain tuh!)</em></p>
<p><em>Melayani emang indah buanggetss!!!!<br />
Gw ngga boong, ga lebay, ga dalam tekanan atau di bawah ancaman dari siapa pun loh ngomong kayak gitu!<br />
Mulai dari indahnya merasa terpanggil untuk melayani, berdoa dalam melayani, dan yang terpenting pelayanan menurut gw baru terasa indah kalo emang sejalan dengan rencana Bapa itu sendiri.</em></p>
<p><em>Gw emang ga pinter bikin atau ngerti yang indah-indah tapi yang gw tau kalo gw sejalan dengan maunya Bapa, merendahkan hati gw, n berusaha memberikan yang terbaik sampe titik darah penghabisan (sampe katanya kalo gw pelayanan terlihat berbeban gitu&#8230; hehehe! peace bro! damai di bumi, damai di hati!) meskipun hasilnya sejelek apa pun, pasti itu indah! Istilahnya udah di-acc sama Bapa dah!</em></p>
<p><em>Nnnaaahhh, dengan kata lain kita harus kenal dulu sama Bapa kita biar tahu apa sih yang indah itu menurut Bapa!<br />
(sesuai dengan jawaban ka mike atas pendapat2 kita di acara yang sama ketika ernest bertanya&#8211;that was a great answer!)<br />
Yup, menurut gw pelayanan itu mengenai proses mengenali hati Bapa dan Bapa menyelidiki hati kita!</em></p>
<p><em>Untuk ko wilson, nggak usah pusing-pusing harus memilih untuk setuju dengan konsep keindahan milik siapa pun.<br />
Setiap orang yang udah melayani Tuhan punya interpretasi yang berbeda-beda mengenai Apa Artinya Indah (AAI).<br />
Yah, jangan sampe kita bilang: &#8220;Kata si Anu, melayani itu enak loh! Soalnya kita bisa <span style="font-style:italic;">blah</span>, terus jadi <span style="font-style:italic;">bleh</span>, dan yang terpenting kita dapetin <span style="font-style:italic;">bloh</span>!&#8221;<br />
atau: &#8220;Yang gw tau dari sumber x indahnya melayani itu kek mana, kek gitu, dan kek gini loh!&#8221;<br />
Indahnya melayani yang kasat mata jangan disamakan dengan keindahan-keindahan semu lainnya yang bisa dicari referensinya.</em></p>
<p><em>Kita bisa mendengar dan membaca kesaksian atau pendapat mengenai indahnya melayani dari berbagai hal tapi kita harus merasakan sendiri gimana melayani itu!<br />
Dengan begitu setiap pelayan Bapa akan memiliki konsep berbeda-beda mengenai indah melayani.<br />
Jadi, untuk kasus satu ini, kita hanya bisa berbagi pendapat dan disemangati dengan kesaksian atau pendapat mereka.<br />
Jadi ga usah musingin diri untuk punya konsep yang sama meskipun dengan orang se-holy Paulus sekalipun (yang penting Babeh kita nya itu loh!)</em></p>
<p><em>Are you ready for melayani? (mokso toh mbak, mbak!)</em></p>
<p><em>Ah akhir kata saya teh mo minta ampun kalo ada kata-kata yang salah<br />
*membungkukkan punggung sedalam-dalamnya sampe nyentuh tanah kayak burung onta*<br />
Tuhan bilang kita harus ngampunin sesama kita loh! (ngancem)</em></p>
<p><em>Peace, love, n gaul!&#8221;</em></p>
<p>Stevi Fregate Hilma<br />
Orang Kristen<br />
TI ITB</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/stevisahabat.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/stevisahabat.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/stevisahabat.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/stevisahabat.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/stevisahabat.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/stevisahabat.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/stevisahabat.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/stevisahabat.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/stevisahabat.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/stevisahabat.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/stevisahabat.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/stevisahabat.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/stevisahabat.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/stevisahabat.wordpress.com/13/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=stevisahabat.wordpress.com&amp;blog=6846493&amp;post=13&amp;subd=stevisahabat&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://stevisahabat.wordpress.com/2009/03/08/apa-itu-indah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e2423c87fb57c37cc2ba858408667541?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">stevisahabat</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>BAHAYA&#8230;!!!POST-MODERNISME BERKARYA&#8230;!!!</title>
		<link>http://stevisahabat.wordpress.com/2009/03/08/7/</link>
		<comments>http://stevisahabat.wordpress.com/2009/03/08/7/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Mar 2009 02:49:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>stevisahabat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://stevisahabat.wordpress.com/?p=7</guid>
		<description><![CDATA[(masi ngumpul2in lagi post2 yg pernah saya tulis,,,klo yg ini dr milisnya akapela&#8230;enak jg klo ditaro di blog milik sendiri..hahaha&#8230;) Ehm,ini adalah hasil editannya.Thanks bwat yang udah memberi masukan (feby en kak audriel). Ditunggu masukannya pula utk artikel akapela lainnya yah (ane juga musti lah!masa nyuru2x orang laen tapi sendirinya ga ngerjain?) Judul di atas [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=stevisahabat.wordpress.com&amp;blog=6846493&amp;post=7&amp;subd=stevisahabat&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>(masi ngumpul2in lagi post2 yg pernah saya tulis,,,klo yg ini dr milisnya akapela&#8230;enak jg klo ditaro di blog milik sendiri..hahaha&#8230;)<span id="more-7"></span></em></p>
<p>Ehm,ini adalah hasil editannya.Thanks bwat yang udah memberi masukan (feby en kak audriel). Ditunggu masukannya pula utk artikel akapela lainnya yah (ane juga musti lah!masa nyuru2x orang laen tapi sendirinya ga ngerjain?) Judul di atas bukan sembarang nulis lho!kita sekarang mesti kudu hati-hati ama arus filsafat yang sedang melanda dunia ini. Sapa bilang kalo kita ini ada di jaman modern? Asal tau aja, filsafat modern uda lama ditinggalin. Ane akan coba jelasin sejarahnya dulu ya. Ketika teknologi di dunia sudah mulai menampakkan taringnya (baca: maju) yang ditandai dengan revolusi industri di mana-mana, orang mulai berpikir bahwa teknologi bisa memecahkan SEMUA persoalan di dunia. Sungguh pemikiran yang lugu namun optimistis mengingat tadinya manusia tidak bisa terbang lalu voila! ditemukanlah (baca:diciptakan) pesawat terbang oleh Sir George Langley yang pertama-tama lalu Wilbur dan Orville Wright (baca:Wright bersaudara). Permasalahannya muncul ketika semua manusia mendewa-dewakan rasio (dengan kedok teknologi). Mereka begitu bersukacita ketika akhirnya mereka menempatkan rasio sebagai otoritas tertinggi lalu menggunakan otoritas tertinggi tersebut untuk memecahkan persoalan dunia.</p>
<p>Inilah filsafat modernisme itu!bagaimana manusia memutlakkan rasio dan menempatkan rasio sebagai otoritas tertinggi dalam hidupnya (bukannya Tuhan YME!). Lalu apa hasilnya? Saat mereka mengelu-elukan filsafat modernisme, bukannya semua persoalan dunia terselesaikan, malah meletus dua perang dunia yang tidak akan pernah dilupakan manusia (PD I &amp; PD II). Lalu bagaimana setelah itu? Orang-orang tentu kecewa dengan filsafat modernisme yang begitu optimis namun malah menyerang balik kepada masyarakat itu sendiri. Inilah akhir yang mengenaskan bagi filsafat modernisme. Mereka berpikir kalo memutlakkan rasio dan menempatkannya pada otoritas yang tertinggi ternyata gagal maka jalan keluarnya adalah dengan tidak memutlakkan apa-apa. Dengan kata lain adalah &#8220;semua hal itu relatif, tidak ada yang mutlak&#8221;(bukannya kembali kepada Tuhan YME, malah makin ngawur aja!). Wilkommen!selamat datang di era filsafat post-modernisme.</p>
<p>Mereka (baca:orang-orang yang berpola pikir post-modern) menerima narasi masing-masing figur namun menolak metanarasi. Kata-kata yang paling sering kita dengar mengenai filsafat ini adalah &#8220;yah,itu kan bener menurut elo,menurut gw sih beda tapi kita gak usah saling ganggu lah.gimana?&#8221;Keliatan secara kasat mata bahwa pernyataan tadi adalah bentuk suatu toleransi namun sebenarnya ini adalah filsafat post-modernisme. Pernyataan tadi jelas-jelas ingin menunjukkan bahwa kebenaran itu terletak pada individunya. Individulah yang berhak menentukan yang mana yang benar dan mana yang salah. Ini adalah suatu kesalahan!suatu kebenaran tidak perlu individu yang menentukannya. Kebenaran itu self-sufficient dan benar pada dirinya sendiri. Misalnya 1+1=2 lalu ada 10.000.000 orang bilang 1+1=3 lantas 1+1 menjadi 3?kan enggak! Teori filsafat post-modernisme itu adalah<strong> &#8220;semua hal itu relatif, tidak ada yang mutlak&#8221; dan &#8220;yang ada hanyalah narasi masing-masing figur,tidak ada metanarasi&#8221;</strong>.</p>
<p>Sebenarnya, jika kita telaah lebih lanjut kedua teori ini, ada lubang yang sangat dalam ditinggalkan oleh Jacques Derrida, Michel Foucault, Jean-Francois Lyotard, dan Jean Baudrillard (bapak-bapak post-modernisme). Saat mereka mengatakan bahwa tidak ada yang mutlak, justru ada yang mereka mutlakkan yaitu teori bahwa tidak ada yang mutlak (sungguh IRONIS!). Saat mereka mengatakan bahwa tidak ada metanarasi melainkan narasi masing-masing figur, justru mereka sedang me-metanarasi-kan teori tersebut (kembali suatu ke-IRONIS-an!). Inilah yang disebut self-defeating concept! Kita benar-benar harus berhati-hati dengan filsafat ini karena mereka sedang mau merelatifkan iman kepercayaan kita. Bahkan, lebih radikal lagi, merelatifkan the GOD&#8217;s existence. Wah, malah makin kacau jadinya kalo gini. Sekarang, kita tidak bisa lagi mengoreksi kesalahan yang dibuat orang lain. Kenapa begitu? Yah, karena filsafat post-modernisme tadi. &#8220;Lo bener, gw juga kagak salah (baca:bener juga) yaudah kita sama-sama bener lagian juga ga ada yang bener-bener benar kok!santai aja lah!&#8221;. Coba, gimana caranya kita ngoreksi orang yang udah ngomong kayak gini? Susah kan!</p>
<p>Pertama yang harus kita lakukan adalah menempatkan Tuhan YME pada otoritas yang tertinggi dalam hidup kita (tidak perlu memutlakkan Tuhan karena Tuhan sendiri sudah mutlak pada dirinya sendiri tidak perlu kita capek-capek membuktikannya). Lalu kita ingatkan teman-teman kita akan bahaya filsafat ini (misalnya dengan membuat post kayak gini neeh.hehe). Yah, emang ini kerjaannya filsafat, agama menjawab pertanyaan dan filsafat mempertanyakan kembali jawaban tersebut (gak abis-abis deh). Selamat datang di peperangan intelektual dan selamat bergabung.</p>
<p>NB (tambahan yg tdk ada di dlm post pertamanya) : ketika kata2 sdh menjadi hambar di era ini&#8230;TELADANlah yang bisa menjadi solusi yg relevan untuk jaman post-mo ini&#8230;</p>
<p>stevi-13406138</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/stevisahabat.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/stevisahabat.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/stevisahabat.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/stevisahabat.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/stevisahabat.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/stevisahabat.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/stevisahabat.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/stevisahabat.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/stevisahabat.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/stevisahabat.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/stevisahabat.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/stevisahabat.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/stevisahabat.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/stevisahabat.wordpress.com/7/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=stevisahabat.wordpress.com&amp;blog=6846493&amp;post=7&amp;subd=stevisahabat&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://stevisahabat.wordpress.com/2009/03/08/7/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e2423c87fb57c37cc2ba858408667541?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">stevisahabat</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Why I am a Christian&#8230;</title>
		<link>http://stevisahabat.wordpress.com/2009/03/08/why-am-i-a-christian/</link>
		<comments>http://stevisahabat.wordpress.com/2009/03/08/why-am-i-a-christian/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Mar 2009 02:27:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>stevisahabat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://stevisahabat.wordpress.com/?p=4</guid>
		<description><![CDATA[( note ini pertama dibuat di facebook saya&#8230;karena sdh pny blog sendiri&#8230;maka note ini saya pindahkan kesini&#8230;) Pertanyaan ini pastilah pernah dilontarkan oleh teman-teman kita baik yang Kristen ataupun yang tidak. Apakah pertanyaan ini dapat kita jawab ? Itulah yang akan kubagikan kali ini. Lahir dari latar belakang keluarga yang cukup mengherankan. Ayah manado dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=stevisahabat.wordpress.com&amp;blog=6846493&amp;post=4&amp;subd=stevisahabat&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>( note ini pertama dibuat di facebook saya&#8230;karena sdh pny blog sendiri&#8230;maka note ini saya pindahkan kesini&#8230;)<span id="more-4"></span></em></p>
<p>Pertanyaan ini pastilah pernah dilontarkan oleh teman-teman kita baik yang Kristen ataupun yang tidak. Apakah pertanyaan ini dapat kita jawab ? Itulah yang akan kubagikan kali ini.</p>
<p>Lahir dari latar belakang keluarga yang cukup mengherankan. Ayah manado dan ibu Jawa. Jarang sekali ada perpaduan seperti ini. Latar belakang yang berbeda ini sebenarnya sedikit banyak memengaruhi pola pikirku yang pluralis pada awalnya.</p>
<p>Namun, apakah pandangan pluralis yang kumiliki awalnya memberikan dampak yang baik nantinya ? Itu sama sekali tidak membawaku kepada titik manapun. Hanya akan terus mengombang-ambingkan keadaan faktualku dan hanya akan membuat lelah jasmani dan rohaniku karena yang menjadi parameter awalku adalah bagaimana menjaga relasi tetap baik dengan semua orang.</p>
<p>Aku sampai pada suatu konklusi bahwa pluralis tidak akan menjawab parameter awalku. Namun, sebuah pandangan agaknya merubah total presuposisiku. Hubungan yang horizontal (dengan sesama) tidak bisa dilakukan dengan benar apabila tidak ada hubungan yang vertikal (dengan Allah). Suatu fondasi relasi yang memiiki interkoneksi yang mudah dimengerti namun sulit diterima. Sungguh suatu paradoks yang cukup mengherankan, apalagi dengan rasio manusia yang cukup canggih. Seringkali dua macam hubungan ini dipisahkan dan malah tidak jarang pula ada yang hanya fokus di salah satunya saja, entah hanya pada relasi horizontal atau pada relasi vertikal.</p>
<p>Lalu apa signifikansi pemaparan di atas dengan judul ? Hubungan horizontal hanya bisa dilakukan dengan benar apabila ada hubungan yang vertikal. Pertanyaannya, bagaimana kita membangun hubungan vertikal tersebut ? Hubungan vertikal ini adalah relasi dengan Allah yang kudus. Siapa kita ? Manusia yang jauh dari yang namanya kudus, bahkan kotor karena telah terkontaminasi oleh dosa. Bagaimana mungkin relasi vertikal ini dapat terjadi ?</p>
<p>Jawabannya hanya satu, melalui Yesus Kristus, Allah yang mau merendahkan diri-Nya (Kenosis) sampai mau menjadi manusia serupa dengan kita demi menggenapi kehendak Bapa di surga, mati di kayu salib untuk memberikan manusia atribut yang baru yaitu orang-orang kudus. Dengan status yang baru ini, relasi dengan Allah menjadi memungkinkan dan tiap-tiap doa yang dilontarkan menjadi doa-doa yang dua arah.</p>
<p>Maka, dengan Yesus Kristus sebagai perantara telah memperbaiki relasi manusia dengan Allah, maka relasi dengan sesama akan menjadi relevan dan mungkin bagi tiap-tiap manusia yang memercayai Kristus.</p>
<p>Dengan Kristus sebagai batu penjuru, relasi-relasi yang dibangun juga memiliki fondasi yang kuat. Dan salib menjadi suatu analogi yang tepat. Tidak mungin salib dapat didirikan hanya dengan sebatang kayu horizontal. Salib membutuhkan sebatang kayu vertikal sebagai menjadi fondasi yang kuat untuk menopang batang kayu horizontal. Namun, bukan salib namanya apabila hanya terdiri dari sebatang kayu vertikal saja. Ini yang menjadi suatu pola pikir yang baru. Tidak ada relasi yang benar antara manusia apabila tidak dilandasi dengan relasi yang benar dengan Allah, namun ketiadaan relasi yang benar antar manusia mengindikasikan ketiadaan relasi yang benar dengan Allah.</p>
<p>Why i am a Christian ? Because it&#8217;s the ONLY way to get a good relation both vertical and horizontal.</p>
<p>Regards,<br />
Stevi</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/stevisahabat.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/stevisahabat.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/stevisahabat.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/stevisahabat.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/stevisahabat.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/stevisahabat.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/stevisahabat.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/stevisahabat.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/stevisahabat.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/stevisahabat.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/stevisahabat.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/stevisahabat.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/stevisahabat.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/stevisahabat.wordpress.com/4/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=stevisahabat.wordpress.com&amp;blog=6846493&amp;post=4&amp;subd=stevisahabat&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://stevisahabat.wordpress.com/2009/03/08/why-am-i-a-christian/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e2423c87fb57c37cc2ba858408667541?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">stevisahabat</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
